Universitas Nusa Mandiri memperkuat akuntabilitas hibah pengabdian UNM lewat monitoring dan evaluasi laporan kemajuan di Tangerang Selatan. Kegiatan itu menempatkan manfaat bagi mitra masyarakat sebagai tolok ukur utama, bukan sekadar kelengkapan administrasi. Bagi pembaca di Medan dan Sumatera Utara, pola evaluasi serupa relevan sebagai rujukan kampus yang ingin menyelaraskan riset digital dengan kebutuhan warga.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNM menjalankan monev program hibah pengabdian kepada masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026. Acara bertempat di Balai Warga RW 011, Jalan Wijaya Kusuma, Perumahan Pamulang Indah, Pamulang Timur, pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB.
Peserta dan rangkaian pembukaan monev
Sebanyak 13 peserta hadir, mencakup dosen serta mahasiswa penerima hibah dan kader PKK Kelurahan Pamulang Timur. Ketua RW 011 Kelurahan Pamulang Timur, Agus Effendi, mendampingi jalannya kegiatan agar koordinasi dengan warga tetap terjaga.
Siti Fauziah dari Unit Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNM membuka sesi. Selanjutnya, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri memaparkan kemajuan program berjudul Teknologi Ramah Pengguna Satu Klik Gizi untuk Intervensi Dini Gizi Balita Terpadu Cegah Wasting pada Kader PKK Kelurahan Pamulang Timur.
Fokus program Satu Klik Gizi
Inisiatif tersebut mengandalkan perangkat yang mudah dioperasikan kader PKK. Tujuannya mempermudah pemantauan status gizi balita dan mempercepat intervensi dini secara lebih terpadu, khususnya untuk menekan risiko wasting di lingkungan kelurahan mitra.
Pendekatan berbasis teknologi dipilih agar pencatatan dan tindak lanjut tidak bergantung pada prosedur rumit. Dengan antarmuka sederhana, kader diharapkan lebih konsisten memantau anak-anak di wilayah dampingan dan menghubungkan data lapangan dengan langkah pencegahan yang tepat.
Standar evaluasi LPPM dan reviewer
Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, menegaskan monev penting untuk memastikan hibah berjalan sesuai rencana, dapat diukur, dan memberi faedah konkret. Evaluasi mencakup kesesuaian logbook dengan realisasi dana, kesiapan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja, serta perkembangan capaian di lapangan.
Setelah pemaparan, berlangsung tanya jawab dan pemberian masukan. Dr. Linda Marlinda bertindak sebagai reviewer, melibatkan dosen penerima hibah sekaligus mitra kader PKK. Penekanan diarahkan pada keberlanjutan kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat agar solusi tetap relevan serta dapat dikembangkan.
Komitmen kampus digital dan harapan mitra
UNM yang beridentitas Kampus Digital Bisnis menempatkan pengabdian berbasis teknologi sebagai bagian dari kontribusi kampus. Melalui skema hibah DPPM Kemdiktisaintek 2026, ruang inovasi dibuka bagi dosen dan mahasiswa agar hasil kerja tidak berhenti di laporan, melainkan menyentuh kebutuhan mitra.
LPPM berharap program Satu Klik Gizi terus disempurnakan bersama kader PKK Pamulang Timur. Evaluasi tatap muka dengan mitra dinilai memperkecil jarak antara rancangan teknologi dan praktik sehari-hari di pos pelayanan warga.
Model pemantauan seperti ini bisa menjadi pembelajaran kelembagaan bagi perguruan tinggi di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, yang tengah memperkuat pengabdian berbasis data dan partisipasi komunitas. Keberhasilan diukur dari manfaat yang dirasakan warga, tata kelola dana yang rapi, serta peluang program bertahan setelah periode hibah berakhir.
Sumber: Republika.

Leave a Reply